Featured :

[getBreaking results="4" label="Aplikasi"]

Kumpulan Istilah-istilah dalam Ilmu Ekonomi

Ekonomi adalah salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang artinya "keluarga, rumah tangga" dan nomos yang artinya "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga."

Berikut ini adalah istilah dan arti kata atau definisi yang sering dipakai dalam dunia Ekonomi, baik itu Perbankan, Ekonomi Mikro dan Ekonomi Macro. Untuk memudahkan pencarian gunakan CTRL+F untuk memudahkan pencarian kata / istilah.

Materi Kuliah Istilah Ekonomi - Roliyan.com

Berikut Daftar Istilah Dalam Ekonomi Dari A Sampai Z :


A
  1. ANGKA INDEKS : Angka perbandingan yang dinyatakan dalam persentase untuk mengukur perubahan variable.
  2. ASURANSI : Perjanjian untuk menanggung resiko tertentu, seperti kebakaran dan kecelakaan.
  3. Agio adalah nilai yang dimasukkan ke dalam modal sendiri yang berasal dari selisih harga jual dikurangi nilai dari suatu emisi saham yang berasal dari dalam portepel dan dicatat di dalam mata perkiraan tersendiri yang juga bernama AGIO.
  4. Agio Dividen (berasal dari bahasa Belanda) adalah dividen yang dibayarkan atas beban cadangan agio (Premium reserve).
  5. Agregate Demand (permintaan agregat ) adalah jumlah belanja yang direncanakan atau diinginkan dalam suatu perekonomian secara keseluruhan dalam suatu perekonomian secara keseluruhan dalam suatu periode tertentu.
  6. Air Pocket Stock adalah saham yang harganya turun secara tajam biasanya disebabkan oleh berita-berita yang negatif mengenai perusahaan tersebut seperti keuntungan yang sangat rendah yang tidak diperkirakan sebelumnya. Pada saat pemegang saham ramai-ramai ingin menjual hanya sedikit pemodal yang ingin membeli akibatnya harga saham semakin merosot.
  7. All Risk adalah model polis asuransi yang menanggung seluruh kerugian yang terjadi. Kalau di Indonesia nilai pertanggungan yang dibayar adalah sesuai dengan harga yang disepakati dalam kontrak.
  8. Allocative Efficiency adalah suatu situasi perekonomian dimana tidak ada lagi usaha reorganisasi atau perdagangan yang tepat.
  9. Allotment (Penjatahan) adalah suatu jumlah yang disetujui untuk dipenuhi bagi setiap permohonan pembelian surat berharga yang diajukan para pemodal sebagai akibat tidak terpenuhinya seluruh permohonan karena jumlah permohonan melebihi jumlah penawaran pada masa pasar perdana. Penentuan jumlah yang disetujui berdasarkan suatu cara pembagian yang dianggap yang paling mendekati keadilan dan diharapkan dapat memuaskan semua peserta.
  10. Amortisasi adalah prosedur akuntansi yang secara berangsur-angsur mengurangi nilai biaya yang usianya terbatas atau harta tak berwujud melalui pembebanan berkala terhadap pendapatan. Bagi harta tetap istilah yang digunakan adalah penyusutan, bagi pertambangan (sumber alam) adalah deflasi. Pada dasarnya arti kedua istilah tersebut sama dengan amortasi. Pada umumnya perusahaan melakukan penghapusan melalui amortasi untuk harta tak berwujud seperti Goodwill. Juga lazim dilakukan amortasi terhadap setiap nilai yang dibayar di atas nilai pari atas pembelian saham istimewa (Preferen) atau obligasi. Tujuan amortasi adalah untuk mencerminkan nilai penjualan kembali atau penebusan
  11. Anchor Currency (Mata Uang Acuan) adalah suatu mata uang yang dipilih karena stabilitasnya yang diharapkan dan diterima secara internasional. Bagi banyak dewan mata uang, poundsterling Inggris dan dolar Amerika Serikat telah menjadi suatu anchor currency . Meskipun, untuk beberapa sistem yang mirip dewan mata uang yang ada sekarang atau sedang diusulkan menganggap mark Jerman sebagai anchor currency . Mata uang acuan ini tidak harus dikeluarkan oleh suatu bank sentral. Sedikit dewan mata uang yang telah menggunakan emas sebagai anchor currency
  12. Anggaran Aktual adalah jumlah anggaran yang dicatat pada tahun tertentu.
  13. Anggaran Berimbang adalah suatu anggaran yang disusun sedemikian rupa sehingga total belanja sama dengan total penerimaan.
  14. Anggaran Defisit adalah perbedaan antara pengeluaran pemerintah dengan penerimaan pajak.
  15. Anggaran Pemerintah adalah laporan anggaran pemerintah yang mengemukakan rencana belanja dan penerimannya selama suatu periode tertentu.
  16. Anggaran Siklikal adalah yang mengukur efek dari siklus bisnis terhadap anggaran
  17. Anggaran Struktural adalah anggaran yang terjadi pada saat perekonomian beroperasi pada output potensial
  18. Anjak Piutang adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk pembelian dan atau pengalihan serta pengurusan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dalam atau luar negeri. (Lihat: Factoring Company)
  19. APC (Rata – Rata Kecenderungan Untuk Konsumsi) adalah rasio pengeluaran konsumsi terhadap pendapatan
  20. Appraisal adalah penaksiran nilai atau harga atas suatu harta kekayaan yang berbentuk tanah, bangunan, mesin dan harta kekayaan lain.
  21. Apresiasi adalah naiknya mata uang dalam negeri terhadap valuta asing dipasar valuta asing
  22. APS (Rata – Rata Kecenderungan Untuk Menabung) adalah rasio tabungan perorangan terhadap pendapatan.
  23. Arbitrase dalam konteks investasi, arbitrase merupakan transaksi yang mencoba mengambil kesempatan (keuntungan) dari perbedaan harga untuk suatu aset yang diperdagangkan di dua pasar yang berbeda; spekulasi tanpa resiko.
  24. Asset (Aktiva/Harta) adalah segala sesuatu yang dimiliki dan menjadi hak seorang atau perusahaan yang mempunyai nilai ekonomi. Kas, investasi, piutang, persediaan serta bahan baku merupakan harta lancar: Gedung serta mesin-mesin merupakan harta tetap; Paten-paten dan goodwill merupakan harta immaterial. Sisa kelebihan antara harta dan utang merupakan harta bersih.
  25. Assignment (Pengalihan) adalah pengalihan kontrak oleh salah satu pihak pembuat kontrak, termasuk pengalihan pengendalian atau pihak tersebut.
  26. Auction (Lelang) adalah tata cara perdagangan efek dengan penempatan atas dasar diskonto untuk menentukan harga jadinya dari tawaran tertinggi sampai dengan terendah, sehingga jumlah penjualan yang dilayani oleh penjual tercapai.
  27. Audit adalah pemeriksaan yang dilakukan oleh akuntan publik untuk menyatakan apakah posisi keuangan dan hasil usaha perusahaan / badan usaha telah disajikan dengan wajar
  28. Average Cost adalah biaya rata-rata dari jumlah total semua biaya yang dikeluarkan perusahaan saat proses produksi.
  29. Average of Capital; Cost of Capital adalah jumlah biaya yang diukur sebagai tingkat bunga dari berbagai sumber modal yang digunakan perusahaan, yang masing-masing ditimbang menurut peranannya dalam struktur modal dan permodalan
  30. Average Product (produk rata-rata) adalah produk total atau output total dibagi oleh kuantitas dari satu jenis input.
  31. Average Revenue (Penerimaan Rata-Rata) adalah penerimaan total dibagi oleh jumlah unit total yang dijual yaitu penerimaan perunit.

B
  1. BARANG : Alat pemuas kebutuhan yang berwujud ,seperti rumah dan pakaian.
  2. BARTER : Pertukaran tanpa uang
  3. BARANG ESSENSIAL : Barang yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia
  4. BARANG INFERIOR : Barang yang banyak diminta oleh orang-orang yang berpendapatan rendah
  5. BARANG KOMPLEMENTER : Barang pemuas kebutuhan yang akan bermanfaat apabila dipakai bersama-sama dengan benda yang lain, Contohnya : mobil dengan bensin
  6. BARANG SUBSTITUSI : Barang pemuas kebutuhan yang fungsinya dapat menggantikan barang lain atau dapat salig menggantikan .Contohnya : teh dapat digantikan dengan minyak tanah sebagai bahan bakar
  7. BILATERAL : Hubungan perdagangan antara dua Negara
  8. BANKER ORDER : Pemberian kuasa dari badan hukum untuk melakukan pembayaran dalam jangka waktu yang telah di tentukan .
  9. BANK SENTRAL : Badan keuangan yang diberi tanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi ke stabilan lembaga keuangan tersebut dapat di ciptakan kegiatan ekonomi yang tinggi.
  10. BANK UMUM : Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah ,yang dalam keiatannya memberi jasa dalam lalu lintas pembayaran.
  11. BUNGA : Imbalan jasa atas pinjaman uang.
  12. BURSA EFEK : Suatu perusahaan yang berhubungan dengan penjualan dan pembelian saham perusahaan yang sudah terdaftar di bursa itu
  13. BLACKMARKET :Sektor kegiatan ekonomi yang melibatkan transaksi ekonomi illegal
  14. BIAYA IMPLISIT : Biaya yang secara ekonomis harus ikut diperhitungan sebagai biaya produksi ,meskipun tidak dibayar dalam bentuk uang.
  15. BIAYA EKSPLISIT : Biaya yang terlihat secara fisik

C
  1. CATERIS PARIBUS : Faktor-faktor lain yang dianggap tetap /konstan/tidak berubah
  2. CUKAI : Pungutan oleh Negara secara tidak langsung kepada konsumen yang menikmati /mengunakan objek cukai
  3. CAPABILITY : Kemampuan membayar tepat waktu dan kemampuan mendapatkan laba
  4. CAPITAL : Modal
  5. CAPITAL GOOD : Barang –barang yang berguna untuk menghasilkan barang lain atau barang yang digunakan dalam proses produksi selanjutnya
  6. CASH RATIO POLICY : Politik yang bertujuan untuk memgaruhi peredaran uang dengan jalan menaikkan atau menurunkan peredaran uang dengan jalan menaikan dan menurunkan persentase persediaan kas dari bank.
  7. COLLATERAL : Harta tetap atau surat-surat berharga yang dapat digunakan untuk menjamin kredit yang diterima

D
  1. DISCOUNT POLITIC : Politik untuk memenuhi peredaran uang dengan jalan menaikan atau menurunkan tiingkat bunga
  2. DISTRIBUSI : Kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumen
  3. DEFLASI : Keadaan perekonomian yang menunjukkan turunnya harga secara terus-menerus
  4. DEMAND OF LABOUR : Permintaan akan tenaga kerja
  5. DEVALUSI : Kebijakan pemerintah menurunkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing
  6. DIVERSIFIKASI : Perluasan produksi dengan cara menambah jenis produksi
  7. DUMPING : Suatu bentuk diskriminasi harga internasional yang dilakukan oleh sebuah perusahaan /Negara pengekspor ,yang menjual barangnya dengan harga lebih rendah dipasar luar enegeri dibandingkan dipasar dalam negeri dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan atas produk ekspor tersebut.
  8. DEPOSIT : Setiap jumlah uang yang dapat disetor oleh seseorang debitur atau penyewa sebagai uang panjar tau uang muka
  9. DISPOSSIBLE INCOME : Pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap untuk dibelanjakan untukk dibelanjakan penerimannya
  10. DEVISA : Semua barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional.
  11. DEFISIT : Kekurangan dalam kas keuangan pada suatu perusahaan.

E
  1. EKONOMI : Ilmu yang mempelajari bagaimana manusia memenuhi kebutuhannya dengan sumber daya yang terbatas
  2. EKSPOR : Menjual barang dan jasa dari dalam negeri ke luar negeri
  3. EKONOMI DESKRIPTIF : Ilmu ekonomi yang mwnggambarkan keadaan perekonomian yang sebenernya terjadinya di masyarakat
  4. EKONOMI MAKRO : Bidang ilmu ekonomi yang melihat dan menganalisis kegiatan ekonomi di suatu Negara dengan analisis yang bersifat menyeluruh .
  5. EKONOMI MIKRO : Bidang ilmu ekonomi yang melihat dan menganalisis kegiatan ekonomi dengan cara melihat dan menganalisis bagian- bagian kecil dari keseluruhan .
  6. EKONOMI TEORI : Ilmu ekonomi yang bersifat menerangkan hubungan peristiwa-peristiwa ekonomi dan merumuskan dalam suatu hukum atau teori ekonomi.
  7. EKONOMI TERAPAN : Ilmu ekonomi yang memakai ekonomi teori untuk membuat dan merumuskan kebijakan ekonomi
  8. EKSTENSIFIKASI : Perluasan produksi dengan cara menambahkan factor produksi
  9. ELASTISITAS PERMINTAAN : Tingkat kelenturan atau tingkat tingkat kepekaan permintaan dalam menghadapi perubahan harga
  10. ELASTISITAS PENAWARAN :Tingkat kelenturan atau tingkat kepekaan penawaran dalam menghadapi perubahan harga
  11. ETTATISME : Sistem yang memperlihatkan suatu Negara sangatdominan serta mematikan potensi dan daya kreasi unit –unit ekomonomi diluar sector Negara.
  12. EKPLOITASI : Politik pemanfaatan yang secara sewenang – wenang /terallu berlebihan terhadap sesuatu subjek eksploitasi.
  13. ELASTISITAS : Perbandingan perubahan dari sebuah variable dengan variable lainnya

F
  1. FUNGSI KONSUMSI : Fungsi yang menunjukan hubungan antara konsumsi dan pendapatan
  2. FUNGSI PENAWARAN : Fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga dengan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan
  3. FUNGSI PERMINTAAN :Fungsi yang menunjukan adanya hubungan antara harga dengan jumlah barang dan jasa yang diminta
  4. FUNGSI TABUNGAN :Fungsi yang menunjukan hubungan antara tabungan dan pendapatan.

G
  1. Garis Anggaran adalah garis disuatu grafik yang sumbu – sumbunya menggambarkan kombinasi barang yang bisa dibeli oleh konsumen menurut pendapatan.
  2. Garis Batas Kemungkinan Utilitas adalah grafik yang melukiskan utilitas atau kepuasan dari dua konsumen yang masing – masing diukur pada setiap sumbu.
  3. Garis Harga Konsumsi adalah suatu kurva yang menggambarkan perubahan kombinasi dua barang yang akan dibeli apabila tingkat harga mengalami pertambahan.
  4. Garis Harga Pendapatan adalah suatu kurva yang menggambarkan perubahan kombinasi dua barang yang akan dibeli apabila pendapatan konsumen mengalami perubahan.
  5. General Trade (Sistem Perdagangan Umum) adalah sistem perdagangan internasional yang dilakukan penduduk suatu negara, termasuk penduduk yang tinggal di kawasan berikat (bonded zone) karena kawasan berikat dianggap sebagai bagian dalam negeri.
  6. Giro adalah simpanan dana pihak ketiga pada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, surat perintah bayar lainnya serta media lainnya, seperti ATM, lazim disebut Rekening Koran.
  7. Giro Wajib Minimum (GWM) adalah simpanan minimum yang harus dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo giro pada Bank Indonesia yang besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu dari dana pihak ketiga Bank.
  8. GNP Nominal adalah nilai dari seluruh jasa dan barang jadi yang diproduksi dalam kurun waktu tertentu oleh suatu Negara pada pasar.
  9. GNP potensial adalah tingkat GNP maksimum yang dapat dipertahankan pada suatu tingkat teknologi dan populasi tertentu, yang dapat dicapai dengan toleransi angka penggangguran sekitar 3% hingga 9%.
  10. GNP Riil adalah GNP nominal yang telah dikoreksi dengan faktor inflasi, yaitu GNP nominal / deflator GNP.
  11. Go Public (Penawaran Umum Saham) adalah setiap usaha untuk menjual, menawarkan untuk melepaskan hak atas saham dengan pembayaran. Perusahaan dapat go public dengan menjual saham baru yang berasal dari modal dasar, maupun saham lama yang berasal dari modal yang disetor. Di Indonesia perusahaan yang menjual obligasi termasuk go public
  12. Gold Bonds (Obligasi Dengan Klausal Emas) adalah pinjaman obligasi yang diikat dengan klausal emas, menetapkan bahwa dalam hal nilai uang pada saat pembayaran bunga pinjaman ternyata lebih rendah dari nilai pada saat pinjaman dilakukan, maka pemegang obligasi mempunyai hak untuk meminta pembayaran dalam bentuk emas atau sejumlah uang yang nilainya sama dengan emas
  13. Government Debt (Utang Pemerintah) adalah total kewajiban pemerintah dalam bentuk obligasi dan pinjaman jangka pendek.
  14. Gross Domestic Product (Produk Domestik Bruto / PDB) adalah total pendapatan yang diterima oleh faktor-faktor produksi dalam kegiatan proses produksi disuatu negara selama satu periode (setahun)
  15. Gross Domestic Product Growth Rate adalah laju pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan diperoleh dengan mengurangi nilai pada tahun ke-n dengan nilai pada tahun ke (n-1) dibagi dengan nilai pada tahun ke (n-1) dikalikan dengan 100 persen. Laju pertumbuhan PDB menunjukkan tingkat perkembangan riil dari agregat pendapatan untuk masing-masing tahun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
  16. Gross National Product (Produk Nasional Bruto) adalah merupakan produk domestik bruto ditambah dengan pendapatan faktor neto dari luar negeri. Pendapatan faktor neto itu sendiri merupakan pendapatan atas faktor produksi (tenaga kerja dan modal) milik penduduk suatu negara yang diterima dari luar negeri dikurangi dengan pendapatan yang sama milik penduduk asing yang diperoleh dari negara tersebut yang harus dibayarkan ke luar negeri.
  17. Growth Fund (Dana Tumbuh) adalah saham reksa dana yang ditanamkan pada Growth Stock. Tujuannya adalah untuk memberikan apresiasi modal bagi pemegangnya untuk jangka panjang. Dana tumbuh ini biasanya lebih mudah berubah (volatiles) dibandingkan dengan fund (dana) yang lain seperti Reksa Dana pasar uang (money market fund), Reksa Dana dengan pendapatan konservatif (conservative income fund). Dan ini naik lebih cepat pada saat pasar sedang naik dan turun lebih cepat pada saat pasar sedang merosot. Saham-saham bertumbuh menunjukkan kemungkinan memperoleh hasil yang lebih baik, ditambah keuntungan tambahan modal yang bebas pajak melalui saham bonus atau pengeluaran tunai yang baru dengan harga jauh dibawah harga pasar.
  18. Growth Stock (Saham Tumbuh) adalah saham yang memberikan dividen yang tidak terlalu besar tetapi apresiasi kapital lebih cepat dari pada perusahaan lain pada umumnya. Disamping itu nilainya meningkat lebih pesat dari pada saham-saham sejenis, atau berkembang lebih pesat dari pada rata-rata industri.
  19. Guarantee (Penanggung) adalah pihak yang menanggung pembayaran kembali jumlah pokok dan atau bunga emisi obligasi, atau sekuritas kredit dalam hal emiten cidera janji

H
  1. HARGA : Nilai yang disepakati dari suatu barang atau jasa
  2. HUKUM PERMINTAAN : Hukum yang menjelaskan hubungan antara harga dan jumlah barang atau jasa yang diminta
  3. HUKUM PENAWARAN : Hukum yang menjelaskan hubungan antara harga dan jumlah barang atau jasa yang ditawarkan .
  4. HARGA KESEIMBANGAN : Harga yang terjadi saat jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang di tawarkan.

I
  1. INFLASI :Keadaan perekonomian yang terjadi menunjukan kenaikan harga –harga barang secara umum yang terjadi secara terus menerus.
  2. INTENSITAS : Penting atau tidaknya
  3. IMPOR : Membeli barang dan jasa dari luar negeri dalam negeri.
  4. INVESTASI : Penanaman modal atau pembentukan modal
  5. INVESTOR : Orang perorangan atau lembaga baik atau non domestic yang melakukan suatu investasi (bentuk penanaman modal sesuai dengan jenis investasi yang dipilihnya ) baik dalam jangka pendek dan jangka panjang.

J
  1. JASA : Alat pemuas kebutuhan yang tidak berwujud ,seperti jasa guru.
  2. JUMLAH KESEIMBANGAN : Jumlah yang terjadi saat terbentuknya harga keseimbangan.

K
  1. KEBIJAKAN CADANGAN KAS : Kebijakan bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menaikan atau menurunkan cadangan kas minimum yang dimiliki bank-bank umum.
  2. KEBIJAKAN DISKONTO : Kebijakan bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menaikan atau menurunkan suku bunga bank
  3. KEBIJAKAN FISKAL : Kebijakan pemerintah dalam mengubah penerimaan dan pengeluaran Negara.
  4. KEBIJAKAN MONETER : Kebijakan pemerintah melalui bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar .
  5. KEBIJAKAN KREDIT LONGGAR : Kebijakan bank sentral untuk menambah jumlah uang yang beredar dengan cara memperlonggar syarat pemberian kredit.
  6. KEBIJAKAN KREDIT SELEKTIF : Kebijakan bank sentral untuk mengurangi jumlah uang yang beredar dengan cara memperketat syarat pemberian kredit.
  7. KEBIJAKAN PASAR TERBUKA : Kebijakan bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang beredar dengan cara menjual atau membeli surat berharga.
  8. KEBUTUHAN : Segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk mempertahankan hidup dan memperoleh kesejahteraan dan kenyamanan.
  9. KOEFISIEN GINI : Koefisien atau angka untuk menunjukan tingkat ketimpangan distribusi pendapatan.
  10. KELANGKAAN : Keterbatasan jumlah sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia
  11. KONSUMEN : Pihak atau pelaku ekonomi yang melakukan kegiatam ekonomi
  12. KONSUMSI : Bagian pendapatan yang di belanjakan untuk kebutuhan
  13. KARTEL : Kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga untuk membatasi suplai dan kompetisi
  14. KURS : Harga sebuah mata uang dari suatu Negara yang diukur atau dinyakan dalam mata uang lainnya
  15. KOPERASI : Organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh seorang demi kepentingan bersama

L
  1. LABA DI TAHAN : Jumlah laba yang tetap ditahan ( tidak dibagi) didalam perusahaan untuk beberapa tujuan tertentu
  2. LAW OF DIMINISHING RETURN : “Hukum tambahan hasil semakin berkurang “ dikemukan oleh david Ricardo.
  3. LEASING : Penyewaan barang-barang modal ( seperti mesin mesin) dengan system pembayaran secara berkala.
  4. LABOUR : Tenaga kerja
  5. LABA : Keuntungan

M
  1. MEKANISASI : Perluasan produksi dengan cara menggunakan mesinv-mesin yang menghemat waktu dan tenaga.
  2. MONETER :Kebijakan pemerintah yang di ambil untuk mempengaruhi jumlah uang yang beredar
  3. MONOPOLISTIK : Bentuk pasar dimana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalalm beberapa aspek.
  4. MONOPSONI : Keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan /menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas
  5. MODAL : Segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai awal usaha.
  6. NILAI : Arti yang diberikan manusia terhadap suatu barang karena dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia atau dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia atau dapat ditukarkan dengan barang lain.
  7. NILAI PAKAI : Nilai yang diberikan kepada suatu barang karena barang tersebut dapat dipakai untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  8. NILAI TUKAR : Nilai yang diberikan kepada suatu barang karena barang tersebut dapat ditukarkan dengan barang lain.
N
  1. Neraca adalah daftar yang menyajikan secara singkat posisi harta benda dan utang suatu perusahaan / unit ekonomi pada suatu saat tertentu.Neraca adalah laporan keuangan yang menunjukan kekayaan perusahaan dan kewajiban terhadap kekayaan itu pada saat tertentu.
  2. Neraca Keuangan adalah laporan keuangan yang biasa digunakan untuk mengambil sebuah keputusan bisnis.
  3. Neraca Modal adalah bagian dari perkiraan neraca pembayaran yang mencatat pembayaran / penerimaan yang timbul dari impor dan ekspor modal keuangan jangka panjang dan jangka pendek.
  4. Neraca Pembayaran adalah suatu ringkasan pembukuan yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri, dan dari dalam negeri ke negara-negara lain dalam satu tahun tertentu.
  5. Neraca Perdagangan adalah menggambarkan nilai ekspor dan impor barang serta perbedaannya dalam suatu tahun tertentu.
  6. Net Inflow adalah uang yang diedarkan inflow lebih besar dari outflow.
  7. Net Interest Margin (NIM) adalah selisih nominal antara pendapatan bunga dengan biaya bunga.
  8. Net International Reserve (NIR) adalah tagihan bersih otoritas moneter kepada sektor luar negeri yang terdiri dari liquit reserve (seperti securities, foreign deposit, gold, bank notes), dan other reserve (seperti export drafts). NIR sering disebut sebagai cadangan devisa bersih Pemerintah.
  9. Net National Product adalah Produk nasional neto merupakan produk nasional bruto dikurangi dengan seluruh penyusutan atas barang-barang modal tetap yang digunakan dalam proses produksi selama satu periode (setahun)
  10. Net National Product at Factor Cost (Produk Nasional Neto Atas Dasar Biaya Faktor Produksi) adalah produk nasional neto atas dasar harga pasar dikurangi dengan pajak tidak langsung neto. Pajak tidak langsung neto merupakan pajak tidak langsung yang dipungut pemerintah dikurangi dengan subsidi pemerintah. Baik pajak tidak langsung maupun subsidi, kedua-duanya dikenakan terhadap barang dan jasa yang diproduksi atau dijual.
  11. Net Worth adalah jumlah dari modal disetor, cadangan modal, laba tahun lalu dan laba tahun berjalan.
  12. Netting adalah kegiatan kliring yang menimbulkan hak dan kewajiban bagi setiap anggota kliring untuk menyerahkan atau menerima saldo Efek tertentu untuk setiap jenis Efek yang ditransaksikan dan untuk menerima atau membayar sejumlah uang untuk seluruh Efek yang ditransaksikan.
  13. Network Capital (Modal Kerja) adalah modal yang diinvestasikan dalam aktiva lancar.
  14. New Clasiccal Economics adalah teori ekspansi rasional berpendapat bahwa semua jenis pasar beroperasi secara efisien dengan cepat membuat penyesuaian-penyesuaian ke atas perubahan yang berlaku.
  15. Nilai Guna adalah kepuasan yang diterima seseorang dari mengkonsumsi suatu barang. Konsep nilai guna dibedakan kepada nilai guna total dan nilai guna marijinal. Nilai guna total adalah jumlah kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi sejumlah barang. Nilai guna total adalah jumlah kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi sejumlah barang. Nilai guna marijinal adalah tambahan kepuasan yang diperoleh dari tambahan seunit barang yang dikonsumsi.
  16. Nilai Tambah adalah pertambahan nilai yang wujud ke atas suatu barang sebagai akibat dari pemrosesan terhadap barang tersebut atau kesan dari jasa untuk menjual barang tersebut.
  17. Nilai Tukar adalah harga mata uang suatu Negara yang dinyatakan dalam mata uang lain dapat dibeli atau dijual.
  18. Nilai Uang adalah kemampuan dari seunit uang untuk memperoleh barang dan jasa.
  19. Nominal Capital (Modal Nominal) adalah jumlah modal saham dengan nama perusahaan terdapat dan dinyatakan dalam akta pendirian, (juga dikenal dengan Modal terdaftar atau Dasar)
  20. Normal Good (Barang Normal) adalah barang-barang yang mempunyai elastisitas pendapatan positif.


O
  1. OPEN MARKET POLIC : Membeli /menjual surat-surat berharga
  2. OWNERSHIP UTILITY : Peningkatan nilali guna suatu barang terjadi jika berada pada pemilik yang tepat
  3. OPPORTUNITY COST : Biaya peluang
  4. OPEN INFLASI : Inflasi terbuka
  5. OUTPUT NASIONAL : Jumlah seluruh barang dan jasa yang di produksi perusahaan di suatu Negara dalam jangka waktu satu (1) tahun

P
  1. PASAR : Mekanisme yang mempertemukan konsumen dengan produsen sehingga di capai kesepakatan harga dalam berinteraksi.
  2. PASAR DUOPOLI : Pasar yang dikuasai dua penjual
  3. PASAR INPUT : Pasar yang menjual belikan input (masukan) berupa factor- factor produksi.
  4. PASAR MONOPOLI : Pasar yang dikuasai satu (1) penjual atau satu(1) perusahaan .
  5. PASAR MONOPSONI : Pasar yang dikuasai satu (1) pembeli.
  6. PASAR OLIGOPOLI : Pasar yang dikuasai beberapa penjual
  7. PASAR OLIGOPSONI : Pasar yang di kuasai oelh beberapa pembeli.
  8. PASAR OUTPUT : Pasar yang memperjual belikan output (hasil produksi) berupa barang dan jasa.
  9. PASAR PERSAINGAN SEMPURNA : Pasar yang memiliki banyak pembeli dan penjual sehingga masing-masing pembeli dan penjual secara individual (perseorangan ) tidak mampu mempengaruhi harga pasar .
  10. PASAR PERSAINGAN TIDAK SEMPURNA: Pasar persaingan sempurna yang tidak lengkap ciri cirinya.
  11. PELAKU EKONOMI : Pihak yang menjalankan kegiatan ekonomi dalam suatu system ekonomi .
  12. PENAWARAN : Jumlah barang atau jasa yang ditawarkan produsen pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu.
  13. PERMINTAAN : Jumlah barang atau jasa yang diminta atau dibeli pada waktu tertentu pada harga tertentu
  14. PERMINTAAN UANG : Jumlah uang yang diperlukan masyarakat dalam suatu waktu tertentu.
  15. PENDAPATAN NASIONAL : Jumlah seluruh pendapatan yang diterima rumah tangga sebagai balas jasa factor-faktor produksi selama satu (1) tahun
  16. PENGELUARAN NASIONAL : Jumlah seluruh pengeluaran yang dilakukan rumah tangga di suatu Negara untuk membeli barang dan jasa selama satu (1) tahun.
  17. PERLUASAN PRODUKSI : Usaha untuk meningkatkan ayau menambah kuantitas dan kualitas barang dan jasa untuk melalui berbagai cara ,seperti mekanisasi dan intensifikasi.
  18. POLA KONSUMSI : Susunan kebutuhan seseorang terhadap barang dan jasa yang akan sikonsumsi dalam jangka waktu tertentu yang dipenuhi dari pendapatanny
  19. PRODUKSI : Setiap kegiatan atau usaha manusia untuk menghasilkan atau menambah guna barang dan jasa
  20. PERBANKAN : Badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan yang menyalurkan kepada masyarakat dalam bentuk kredit
  21. PRODUSEN : Pihak atau pelaku ekonomi yang melakukan produksi barang atau jasa
  22. PAJAK : Iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan UU sehingga dapat dipaksakan dengan tiada mendapatkan balas jasa secara langsung
  23. PROMOSI : Upaya untuk memberitahukan /menawarkan produk/jasa dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli /mengkonsumsinya.
  24. PRODUK : Barang /jasa yang dapat memperjualbelikan .
  25. PENAWARAN UANG : Jumlah uang yang ada dan siap beredar untuk keperluan transaksi bagi masyarakat pada wilayah dan waktu tertentu
  26. PRODUK DOMESTIK BRUTO : Seluruh barang dan jasa yang dihasilkan seluruh warga masyarakat
  27. PRODUK NASIONAL BRUTO : Seluruh barang dan jasa yang dihasilkan masyrakat suatu Negara dalam periode tertentu
  28. PRODUK NASIONAL NETTO : Seluruh barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu Negara
  29. PENDAPATAN NASIONAL NETTO: Nilai dari produk nasional bersih dikurangi pajak tidak langsung
  30. PAJAK PERSEROAN : Pajak yang dibayar oleh setiap badan usaha kepada pemerintah

R
  1. RENT : Balas yang diterima rumah tangga karena telah menyewakan tanahnya kepada pihak lain.
  2. RUSH : Penarikan uang dari bank secara besar besaran .
  3. REVALUASI : Kebijakan pemerintah menaikkan nilai mata uang sendiri terhadap mata uang asing.
  4. REGIONAL : Hubungan perdagangan dalam satu kawasan

S
  1. SISTEM EKONOMI : Cara suatu Negara mengatur kehidupan ekonominya dengan menggunkan perangkat tertentu.
  2. SPESIALISASI : Perluasan produksi dengancara mengadakan pembagian kerja.

T
  1. TAHUN DASAR : Tahun yang dipakai sebagai dasar penghitungan ,umumnya dipakai dalam penghitungan satu angka indeks.
  2. TENAGA KERJA : Penduduk yang dianggap sanggup bekerja bila ada permintaan kerja yang berusia 15 s.d. 64 tahun.
  3. TABUNGAN :Bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi .
  4. TEORI PERJANJIAN :Uang diterima oleh masyarakat karena adanya perjanjian untuk memakai suatu benda dalam pertukaran
  5. TEORI KENEGARAAN : Uang diterima oleh masyarakat karena adanya ketetapan dari pemerintah dalam pertukaran
  6. TEORI KLAIM : Uang diterima oleh masyarakat karena ada tuntutan terhadap barang –barang yang dihasilkan masyarakat.
  7. TEORI REALISME : Uang diterima oleh masyarakat karena adanya penilaian terhadap uang yang dapat memudahkan pertukaran.

U
  1. UANG : Benda –benda yang disetujuin masyarakat sebagai alat perantara untuk melakukan pertukaran atau perdagangan.
  2. UANG GIRAL : Uang yang disimpan di bank-bank umum yang bias diambil sewaktu dengan menggunakan cek atau bilyet giro.
  3. UANG KARTAL : Uang logam dan uang kertas yang beredar di masyarakat sebagai alat pembayaran yang sah.
  4. UPAH (WAGE) : Balas jasa yang diterima rumah tangga karna telah mengorbankan tenaganya untuk bekerja pada perusahaan dalam kegiatan produksi.
  5. UTILITY : Nilai guna atau manfaat tersendiri dari suatu barang.
  6. UNSKILLED AND UNTRAINED LABOUR : Tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan .
  7. UMK : Upah minimum kota /kabupaten
  8. UMP : Upah minimum provinsi
  9. UMR : Upah minimum regional
  10. UANG KURSI : Uang yang tersimpan dibank dalam bentuk tabungan ,deposito berjangka dan tabungan valuta asing milik swasta domestic
V
  1. Value Broker adalah perusahaan perantara yang menetapkan komisinya berdasarkan persentase nilai transaksi yang dilaksanakan.
  2. Variabel (Ekonomi) adalah data ekonomi (misalnya harga atau kuantitas barang yang diproduksi yang dihubungkan dengan data ekonomi lainnya untuk menjelaskan atau mengetahui sifat hubungan diantara kedua data ekonomi tersebut. Setiap data ekonomi dapat digolongkan sebagai variabel apabila data itu dihubungkan dengan data ekonomi lainnya untuk menerangkan sifat hubungannya.
  3. Venture Capital (Modal Ventura) adalah sumber dana penting yang digunakan bagi perusahaan yang baru memulai usahanya dan mempunyai prospek yang baik. Sekalipun demikian penanaman modal ventura ini juga mengandung risiko sehingga sering disebut pula Risk Capital.
  4. Venture Capital Company (Perusahaan Modal Ventura) adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyertaan modal kedalam suatu perusahaan lain (Investasi Company) untuk jangka waktu tertentu.
  5. Vesting adalah hak dari seorang karyawan untuk menerima keuntungan yang disumbangkan karyawan (employer contribute benefits). Hak ini diperoleh seorang karyawan setelah mengabdi kepada perusahaan didalam jangka waktu tertentu. Contoh dari vesting seperti hak pensiun, hak untuk memperoleh pembagian keuntungan (profit sharing plan).
  6. Volatility adalah pergerakan harga saham yang naik turun secara tak beraturan.
  7. V-top adalah Istilah dalam perdagangan saham. Ini adalah salah satu bentuk dari pattern. Disebut V-top karena bentuknya yang seperti huruf V terbalik. Harga saham terlihat mengalami kenaikan yang sangat tajam pada dua atau tiga hari perdagangan dan kemudian kembali mengalami penurunan (retrace). Retracement yang terjadi, umumnya hingga 50-100% dari kenaikan harga yang telah terjadi.

W
  1. Waran adalah Efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegang Efek untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga tertentu untuk 6 (enam) bulan atau lebih.
  2. Warkat Kliring adalah alat atau sarana yang dipakai dalam lalu lintas pembayaran giral yang diperhitungkan dalam kliring dan biasanya terdiri atas cek, bilyet giro, dll.
  3. Wash Sale (Jual Fiktif) adalah jual beli saham secara fiktif yang dilakukan dua orang atau lebih broker / komisoner dengan tujuan untuk menciptakan catatan harga tertentu (lazimnya tindakan ini dilarang oleh undang-undang ataupun peraturan bursa).
  4. Wesel Bayar adalah kewajiban yang dinyatakan dalam bentuk surat kesanggupan membayar (promes) atau dalam bentuk surat perintah membayar (wesel) yang telah diakseptasi oleh debitur.
  5. Wesel Pinjam adalah hutang wesel yang terjadi akibat adanya transaksi peminjaman uang dari nasabah kepada lembaga keuangan dimana pihak peminjam menyatakan kesanggupan untuk membayar pinjaman tersebut pada lembaga keuangan.
  6. White Papers adalah lebih merupakan dokumen yang memuat usulan (proposal) bagi Komisi Eropa menyangkut bidang tertentu; terkadang merupakan kelanjutan dari green papers yang dipublikasikan dalam proses konsultasi di tingkat Uni Eropa. Jika green papers lebih berkaitan dengan upaya menggali / menetapkan gagasan yang disajikan untuk diskusi dan debat publik, white papers lebih memuat sehimpunan usulan resmi dalam bidang kebijakan tertentu dan digunakan sebagai wahana untuk pengembangannya.
  7. Windfall Profit (Untung Tak terduga) adalah keuntungan yang tidak disangka-sangka atau tidak diperkirakan sebelumnya.
  8. Winding Up (Pembubaran) adalah pembubaran suatu usaha melalui perintah pengadilan, atau melalui ketetapan istimewa oleh para kreditur atau pemegang saham. Harta harus dijadikan uang untuk menutup hutang-hutangnya serta biaya-biaya usaha itu.
  9. Window Dressing (Manipulasi Data) adalah tindakan dalam menyusun laporan keuangan sedemikian rupa sehingga hal-hal yang kurang baik mengenai perusahaan yang bersangkutan disembunyikan.
  10. Working Capital adalah Modal Kerja.

X
  1. X Or X D adalah suatu symbol yang biasa digunakan di dalam pengumuman surat kabar untuk menunjukkan bahwa saham yang diperdagangkan adalah ex dividen (tanpa dividen). Simbol “x” juga digunakan untuk obligasi tanpa bunga.

Y
  1. Year End Dividend (Dividen Tahun Buku) adalah dividen ekstra yang dibayarkan pada akhir tahun buku disamping dividen biasa.
  2. Yield (Hasil) adalah hasil dividen yang dalam bahasa asingnya disebut “Dividen Yield” tergantung pada tingkat dividen serta harga yang dibayar untuk saham itu.
  3. Yield Advantage (Pertambahan Hasil) adalah tambahan tingkat pengembalian yang akan diperoleh pemodal jika ia membeli Convertible Security dibandingkan dengan saham biasa yang diterbitkan secara bersamaan oleh perusahaan.
  4. Yield Spread (Hasil Ragam) adalah perbedaan yield diantara berbagai penerbitan efek. Didalam membandingkan obligasi biasanya dikaitkan dengan berbagai obligasi yang mempunyai kualitas yang berbeda-beda satu sama lain.
  5. Yield To Maturity adalah konsep yang digunakan untuk menentukan berapa tingkat pengembalian yang diterima pemodal bila menginvestasikan dana pinjaman jangka panjang (obligasi) dikaitkan dengan saat jatuh temponya.

Z
  1. Zero Minus Tick adalah penjualan saham yang diadakan pada harga yang sama dengan harga sebelumnya tetapi lebih rendah dari harga lain yang terakhir.
  2. Zero Plus Tick adalah penjualan saham yang diadakan pada harga yang sama dengan harga sebelumnya tetapi lebih tinggi dari harga lain yang terakhir.
  3. Zero-Coupon Security adalah suatu efek yang tidak memberikan bunga secara periodik tetapi dijual dengan potongan dari harga nominalnya.

Lihat Materi Lainnya : " Materi Ekonomi Terlengkap "

Sekian artikel kali ini mengenai "Kumpulan Istilah-istilah dalam Ilmu Ekonomi" Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi sobat sekalian, jangan lupa di Like & Share, dan kunjungi terus ROLIYAN.COM untuk mendapatkan berbagai macam topik dan informasi menarik lainnya !!!

0/Post a Comment/Comments

Postingan Terbaru

Recent Posts