Featured :

[getBreaking results="4" label="Aplikasi"]

Penyebab Varises di Kaki dan Pengobatanya

Penyebab Varises di Kaki dan Pengobatanya

Varises adalah pembuluh vena yang melebar dan berkelok-kelok, kelihatan biru dan terletak dekat permukaan kulit. Meski sangat lazim dialami, kehadiran varises tentu saja tak pernah kita harapkan. Selain mengurangi keindahan tungkai, ia juga dapat menimbulkan perasaan tidak nyaman.

Pembuluh darah yang menonjol itu bisa berdenyut dan membuat tungkai terasa berat. Tungkai dan kaki yang terkena juga bisa kelihatan bengkak. Bila sudah parah, varises dapat menyebabkan rasa gatal atau pun tukak. Sebenarnya gangguan ini dapat kita temukan di hampir setiap bagian tubuh, namun lokasi yang paling sering di daerah betis dan tungkai sebelah dalam.

Gejala

  • Nyeri/kejang dan terasa kebal di kaki, terutama saat berdiri
  • Pembesaran dan pembelokan pembuluh balik yang jelas terliha
  • Kulit di sekitar varises bertambah gelap
  • Pembengkakan pada kaki dan tumit

Penyebab

Kelainan sejak lahir dari klep vena, sehingga gagal mencegah aliran balik darah.
Peningkatan tekanan pada vena di bawah tubuh karena kehamilan, persalinan atau sering mengangkat beban berat.

Komplikasi

Varises dapat menyebabkan komplikasi karena mengganggu aliran darah dalam pembuluh vena. Kebanyakan orang yang memiliki varises tidak mengalami komplikasi, tetapi jika hal itu terjadi, biasanya baru akan muncul beberapa tahun setelah pembuluh vena pertama kali terlihat menonjol. Dan berikut ini adalah beberapa komplikasi yang bisa ditimbulkan dari varises:
  1. Penggumpalan darah. Jika penggumpalan darah terjadi di dalam pembuluh vena yang letaknya berdekatan dengan permukaan kulit, hal tersebut bisa menimbulkan tromboflebitis dan trombosis vena dalam.
  2. Perdarahan. Varises yang berada di dekat permukaan kulit bisa pecah saat kaki terbentur atau tergores. Perdarahan yang terjadi mungkin sulit dihentikan. Jika terjadi, segera berbaring dan angkat kaki sehingga posisi lebih tinggi dari tubuh, dan beri tekanan langsung pada area yang terluka. Hubungi dokter jika hal tersebut tidak membantu menghentikan perdarahan.
  3. Trombosis vena dalam. Mirip dengan tromboflebitis. Gejalanya berupa kaki bengkak dan terasa nyeri. Jika dibiarkan, bisa mengakibatkan komplikasi lain seperti emboli paru-paru, penyumbatan pembuluh arteri paru-paru sehingga menghalangi aliran darah dari jantung ke paru-paru.
  4. Eksim varises. Kulit akan terlihat kemerahan, bersisik, hingga akhirnya mengelupas. Pada kasus tertentu, kulit penderita yang melepuh akan berkerak secara permanen.

Pengobatan

Varises tingkat ringan dapat ditangani dengan pengobatan mandiri di rumah. Pengobatan mandiri dapat meredakan gejala, mengurangi tingkat keparahan, dan mencegah terjadinya komplikasi.

Anda bisa melakukan pengobatan mandiri dengan rutin berolahraga (terutama gerakan untuk menguatkan kaki), memerhatikan bobot tubuh agar tidak berlebih, tidak berdiri terlalu lama, dan beristirahat dengan cara berbaring agar posisi kaki lebih tinggi daripada tubuh. Anda bisa menggunakan bantal untuk menyangga kaki.
  
Sekian artikel kali ini mengenai "Penyebab Varises di Kaki dan Pengobatanya" Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi sobat sekalian, jangan lupa di Like & Share, dan kunjungi terus ROLIYAN.COM untuk mendapatkan berbagai macam topik dan informasi menarik lainnya !!!

0/Post a Comment/Comments

Postingan Terbaru

Recent Posts